Child Grooming
Proses membangun kedekatan secara perlahan dengan anak atau remaja, dengan tujuan mengontrol, memanipulasi, lalu mengeksploitasi mereka, baik secara emosional, psikologis, maupun seksual.
Yang sering keliru dipahami:
👉 grooming bukan kejadian sekali waktu, tapi merupakan proses bertahap.
👉 pelaku tidak selalu terlihat “jahat” atau kasar. Justru sering tampil suportif,
peduli, dan “paling ngerti”.
Dalam banyak kasus yang ramai dibicarakan belakangan ini, pola yang muncul adalah:
- Awalnya ngobrol biasa
- Lalu makin intens dan personal
- Pelan-pelan muncul perasaan “hanya dia yang bisa dipercaya atau diandalkan”
- Anak tidak sedang “mencari masalah”. Mereka sedang mencari rasa aman dan nyaman sehingga hal itu yang dimanfaatkan.



