Lagi rame banget berita soal kenaikan harga dan stok BBM yang ngebuat SPBU jadi penuh antrean.
Hal ini dipicu oleh pernyataan Bahlil Lahadalia (Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral) yang menyebut bahwa kapasitas stok BBM nasional berada di kisaran ±20 hari.
(Kumparan Bisnis, 2/3)
Hal yang serupa juga terjadi di awal pandemi COVID-19, loh!
Bahkan dalam skala yang lebih besar. Yuk cari tau penyebabnya!
Apa itu panic buying
Panic buying terjadi saat orang membeli dan menimbun suatu barang karena takut akan terjadi kelangkaan di masa depan.
Perilaku ini sering dianggap tidak rasional, tidak terkoordinasi, dan dipicu emosi!
Penelitian menunjukkan bahwa panic buying dipicu oleh beberapa faktor psikologis utama:
Jadi sebenarnya... Panic buying = cara coping terhadap ketakutan
Ironisnya panic buying bisa menciptakan krisis yang awalnya belum tentu ada.
Ini disebut efek self-fulfilling prophecy (ketakutan yang akhirnya jadi kenyataan)
Moral of the story...
Kita gak bisa kontrol rumor.
Tapi kita bisa
kontrol respon kita.
Sumber:
- Omar, et. al. - Panic Buying
- Elsevier - Self-Fulfilling Prophecy